Secangkir Teh II Bersama Direktur 2026

Kegiatan Secangkir Teh II Bersama Direktur 2026 yang diadakan pada Senin Pahing, 7 September 2026 merupakan wadah penyampaian aspirasi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bersama Direktur dan jajaran. Acara ini membahas Laporan Aspirasi Mahasiswa Periode Januari - Juni 2026 berdasarkan hasil kuesioner 5.308 responden dari enam jurusan (Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi, Kesehatan Lingkungan, dan Teknologi Laboratorium Medis). Kegiatan ini bertujuan menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan institusi demi kemajuan bersama.
Pada pukul 07.30 WIB Peserta memasuki Grha Bina Husada, mengisi link presensi, dan menempati tempat duduk yang telah ditentukan. MC, Sdr. Fikky Zulfikar dan Sdri. Syifa Ulinuha mengarahkan peserta untuk mempersiapkan diri sebelum acara dimulai. Pukul 08.57-09.02WIB acara dibuka MC dengan menyampaikan tata tertib Secangkir Teh II Bersama Direktur 2025, termasuk aturan kehadiran, pakaian, dan tata cara penyampaian aspirasi. Dilanjutkan dengan pembacaan Doa dan Lagu Kebangsaan pada pukul 09.02-09.16 WIB
Sdr. Beri Rudiana Saputra memimpin doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Poltekkes Kemenkes Indonesia oleh Sdri. Ni Made Marleta Kemudian, pada pukul 09.16-09.25 WIB, ketua acara Secangkir Teh II Bersama Direktur 2025, Sdr. Sekar Arum Dyah Lestari, menyampaikan laporan ketua acara, dan Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan civitas academica. Acara secara resmi dibuka dengan pemukulan gong sebagai simbol pembukaan pada 09.40-09.41 WIB.

Pada Pukul 09.53-13.17 WIB terdapat forum aspirasi tingkatan dilanjut Forum Diskusi Aspirasi Mahasiswa terjadi pembahasan rekapitulasi kuesioner aspirasi mahasiswa dan rumah aspirasi dipimpin oleh moderator. Diskusi mencakup Pihak pengelola berkomitmen untuk mengatasi isu perubahan jadwal mengajar dosen yang padat menjelang akhir semester dengan mendorong pendelegasian tugas, menjadwalkan kegiatan non-akademik di luar jam kuliah, mempertimbangkan program 90% daring, serta mempertimbangkan Program Asistensi Dosen bagi mahasiswa tingkat akhir. Dalam aspek akademik dan literasi, kampus akan mengembangkan literatur internal seperti modul dan video tutorial melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa. Penerapan moving class dan penyesuaian kapasitas kelas, serta komunikasi kepada dosen untuk mengatasi kesenjangan interaksi di kelas besar. Di sisi teknologi, pengadaan domain e-mail resmi kampus bagi mahasiswa sedang dikaji anggarannya oleh pihak IT.
Terkait isu pendanaan DIPA dan kebutuhan dana, pengelola beradaptasi dengan efisiensi anggaran pemerintah, mengoptimalkan kegiatan daring, dan berjanji meningkatkan transparansi pengajuan dana, sembari memperbolehkan organisasi mahasiswa mencari sponsor dengan syarat mitra membayar langsung narasumber eksternal. Sementara itu, masalah ruang organisasi masih dalam tahap identifikasi solusi potensial di beberapa jurusan. Pembenahan juga dilakukan pada fasilitas asrama dan layanan, menanggapi keluhan seperti kondisi peninjauan masalah air di Asrama 2 dan 1, pertimbangan cleaning service Asrama , serta peninjauan lebih lanjut untuk pembangunan area parkir di Asrama 4. Fasilitas asrama lain yang akan ditingkatkan adalah pemasangan internet di seluruh asrama, penambahan anggaran Ormawa, dan beasiswa, demi mendukung proses belajar-mengajar yang lebih efektif.
Kontributor : Badan Legislatif Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jogja