Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Salurkan 30 Tangki Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

Gunungkidul, 14 September 2026
Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih kembali diwujudkan oleh Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Penyaluran Bantuan Air Bersih di Padukuhan Padem, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Senin Wage, 14 September 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau berkepanjangan. Kondisi kekeringan menyebabkan ketersediaan sumber air di wilayah tersebut semakin terbatas, sementara kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari terus berlangsung. Bagi sebagian warga, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi tantangan karena sumber air yang tersedia tidak mencukupi dan akses terhadap sumber air lainnya cukup sulit.
Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyalurkan 30 tangki air bersih ke lokasi sasaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga selama berlangsungnya musim kemarau.
Yang istimewa, bantuan air bersih ini bersumber dari SORGA HATI (Sodaqoh Infak Keluarga Lestari), yaitu gerakan donasi yang berasal dari Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta secara sukarela. Melalui SORGA HATI, kepedulian sivitas akademika tidak hanya diwujudkan dalam lingkungan kampus, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan penyaluran bantuan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima di kediaman Ketua RT 06 Padukuhan Padem. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Poltekkes Kemenkes Yogyakarta serta sejumlah tokoh masyarakat setempat, termasuk Ketua RT, perwakilan masyarakat, hingga Ketua Karang Taruna “Bintang Pamungkas”.. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan ucapan selamat datang dari Ketua RT 06 Padukuhan Padem, sebagai perwakilan masyarakat penerima bantuan.
Selanjutnya, Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes., menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan penyaluran bantuan air bersih. Dalam penyampaiannya, disampaikan bahwa bantuan air bersih merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian institusi terhadap kondisi masyarakat, khususnya masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang dihimpun melalui SORGA HATI. Semoga bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau,”
Gambar 1. Penyerahan bantuan secara simbolis
Gambar 2. Penyerahan bantuan secara simbolis
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan air bersih kepada masyarakat. Penyerahan tersebut menjadi momentum penting yang menggambarkan sinergi antara institusi pendidikan kesehatan dengan masyarakat dalam merespons persoalan kesehatan lingkungan, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih.
Tidak hanya melakukan penyerahan bantuan, rombongan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta juga melakukan tinjauan lapangan ke lokasi yang terdampak kekeringan. Tinjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan dan situasi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
Gambar 3. Tinjauan lapangan penampungan air bersih yang mengalami kekurangan air bersih
Gambar 4. Edukasi singkat tentang manajemen pengelolaan air bersih bagi warga terdampak kekeringan
Penyaluran 30 tangki air bersih ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat Padukuhan Padem melewati masa kemarau sekaligus memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sebagai institusi pendidikan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat dan lingkungan di tengah masyarakat.
Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang Hadir
- Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes. — Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
- Dr. Agus Kharmayana Rubaya, SKM., MPH. — Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM)
- Muhammad Primiajij Ralihananto, S.ST., M.Kes. — PJ Pengabdian kepada Masyarakat
- Siti Budi Utami, SGz., MPH. — PJ Publikasi dan Hak Kekayaan Intelektual
- Dr. R.R. Sri Arini Winarti Rinawati, SKM., M.Kep. — Dosen Keperawatan
- Dr. R.R. Sri Arini Winarti Rinawati, SKM., M.Kep. — Dosen Keperawatan
- Rizki Kurniawan Saputra, S.Tr.Kes., M.K.M. — Dosen Kesehatan Lingkungan / Tim PPM
- Galuh Nilasari Farahmadini, SE. — Perwakilan Dharma Wanita Poltekkes Jogja
- Ngadiyono — Staf PPM
- Arby Firnanda Kahfi — Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM)
- Renata Syafira Permana — Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM)
- Irhas Saeful Hilmi — Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM)
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta — Hadir, Peduli, dan Mengabdi untuk Masyarakat.
Kontributor: Rizki Kurniawan Saputra, S.Tr.Kes, M.K.M