Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Telaah Kurikulum Ners Orthopaedi dan Traumatologi

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Telaah Kurikulum Pendidikan Profesi Ners Orthopaedi dan Traumatologi sebagai bagian dari upaya pengembangan dan penjaminan mutu pendidikan keperawatan spesialis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat Pahing, 30 Januari 2026, bertempat di Ruang Nawasena Gedung G Lantai 6 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Kegiatan telaah kurikulum ini menghadirkan sejumlah narasumber dan pembahas dari unsur strategis bidang kesehatan nasional, antara lain Ketua Konsil Kesehatan Indonesia drg. Arianti Anaya, MKM, Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, Plt. Sekretaris Konsil Kesehatan Indonesia, Anggota Pimpinan Konsil Kesehatan Indonesia, Ketua Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi, serta Ketua Kolegium Keperawatan.

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terus melakukan penguatan mutu pendidikan melalui pengembangan Pendidikan Profesi Ners Orthopaedi dan Traumatologi (OT) sebagai respon atas meningkatnya kasus gangguan muskuloskeletal, trauma akibat kecelakaan, serta kompleksitas penatalaksanaan ortopedi di Indonesia. Program ini dirancang untuk menghasilkan perawat profesional dengan kompetensi khusus dalam asuhan keperawatan orthopaedi dan traumatologi yang komprehensif, aman, dan berbasis bukti ilmiah
Pengembangan program dilakukan melalui benchmarking internasional dengan berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, dan Thailand, guna memastikan kesetaraan level kompetensi, durasi pendidikan, serta pengakuan profesional. Hasil benchmarking tersebut menjadi dasar penyusunan skema pendidikan, kurikulum, dan capaian pembelajaran lulusan yang selaras dengan standar global dan kebutuhan nasional

Skema pendidikan disusun secara sistematis melalui jalur sarjana terapan, program bridging/penguatan keilmuan orthopaedi, hingga pendidikan profesi Ners Orthopaedi dan Traumatologi. Kurikulum menekankan keseimbangan antara teori dan praktik klinik, meliputi trauma ekstremitas atas dan bawah, tulang belakang, orthopaedi pediatrik, onkologi muskuloskeletal, serta manajemen nyeri. Lulusan diharapkan mampu berperan sebagai care provider, komunikator, educator, leader, dan peneliti dalam pelayanan keperawatan orthopaedi dan traumatologi
Melalui pengembangan program ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan perawat spesialis orthopaedi dan traumatologi di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan muskuloskeletal yang berorientasi pada keselamatan pasien dan peningkatan kualitas hidup masyarakat
Kontributor : Tim Promosi