Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Sharing Session Bersama KemenP2MI dan BP3MI DIY: Mendorong Alumni Siap Bekerja di Luar Negeri
Yogyakarta, 12 Desember 2025 — Dalam upaya memperluas peluang kerja lulusan di kancah global, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Penguatan Kolaborasi Penempatan Alumni di Luar Negeri, bersama perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini berlangsung di kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, staf khusus KemenP2MI, serta Kepala BP3MI DIY.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan vokasi kesehatan dengan instansi pemerintah dalam mempersiapkan alumni agar mampu bersaing di pasar kerja internasional secara profesional dan terlindungi.
Hadir dalam kegiatan ini, Staf Khusus KemenP2MI Bidang Kebijakan dan Regulasi, Bapak Venno Teteletpa, S.Kom., M.Si., dan Staf Khusus Bidang Koordinasi dan Penguatan Kerjasama Internasional, Ibu Chandra Kusuma Dewi, SE., S.Sos., M.Si., serta Kepala BP2MI DIY, Bapak Tonny Chriswanto, S.T.
Dari pihak Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, kegiatan dihadiri oleh Wakil Direktur, Dr. Agus Wijanarka, S.Si.T., M.Kes., Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik, Firlina, S.Kom., M.Eng., PJ Kerjasama Direktorat, Rizqi Amanullah, MH., PJ Kemahasiswaan Direktorat, Eko Suryani, S.Pd., S.Kep., MA., serta perwakilan PJ Kerjasama Jurusan.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Wakil Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Agus Wijanarka, S.Si.T., M.Kes., yang menyampaikan bahwa Poltekkes Jogja terus berupaya mencetak lulusan berkompetensi tinggi, adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja global, serta memiliki kesiapan mental dan keterampilan internasional.
Dalam sesi diskusi, perwakilan KemenP2MI dan BP3MI DIY berbagi pandangan mengenai peluang penempatan tenaga kesehatan di luar negeri, mekanisme kerja sama bilateral antarnegara, serta pentingnya perlindungan tenaga kerja migran sejak masa persiapan hingga bekerja di negara tujuan.
Para narasumber juga menekankan pentingnya lembaga pendidikan vokasi untuk memperkuat soft skills, bahasa asing, serta sertifikasi kompetensi agar lulusan dapat bersaing secara global.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta berkomitmen untuk menjalin kerja sama berkelanjutan dengan KemenP2MI dan BP3MIdalam hal penguatan kurikulum, bimbingan pra-kerja internasional, dan pembukaan jalur karier luar negeri bagi alumni yang berminat bekerja secara profesional di luar negeri.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi dalam bentuk kerja sama formal, baik dalam bentuk pelatihan, pertukaran informasi, maupun fasilitasi penempatan kerja internasional.
Melalui sinergi ini, diharapkan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dapat semakin berperan aktif dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing global serta siap menjadi duta profesional Indonesia di dunia internasional.
Kontributor: Tim Humas, Promosi, dan CDC Poltekkes Kemenkes Yogyakarta