Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Kuliah Pakar Budi Pekerti Berbasis Budaya Kejogjaan

Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta menyelenggarakan Kuliah Pakar Mata Kuliah Budi Pekerti pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Grha Bina Husada. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam memperkuat pendidikan karakter mahasiswa berbasis kearifan lokal. Kuliah pakar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ir. C. Danisworo, M.Sc., pakar Pendidikan Khas Kejogjaan, sebagai narasumber.

Dalam kuliah pakar tersebut, Prof. Danisworo menyampaikan materi bertajuk “Perilaku Berbudi Luhur Sesuai Kekhasan Yogyakarta”. Materi yang disampaikan mencakup pembahasan Trilogi dan Tata Laku Kejogjaan, yang menjadi landasan nilai dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta. Trilogi tersebut meliputi Hamemayu Hayuning Bawana (upaya menjaga keharmonisan dunia), Sangkan Paraning Dumadi (kesadaran akan asal dan tujuan hidup), serta Manunggaling Kawula Gusti (keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama).
Selain itu, Prof. Danisworo juga menguraikan nilai budaya Yogyakarta yang meliputi budaya pikir, budaya tindak, dan budaya material sebagai satu kesatuan yang membentuk karakter individu. Nilai-nilai tersebut perlu diinternalisasikan secara berkelanjutan agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap, etika, dan perilaku yang mencerminkan kepribadian luhur.
Prof. Danisworo menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan budaya, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan intelektual dalam pembentukan karakter mahasiswa. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu dibarengi dengan kepekaan budaya, pengendalian emosi, serta kesadaran spiritual agar lulusan perguruan tinggi mampu berkontribusi secara positif di masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pendidikan Khas Kejogjaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter insan akademik yang beretika, berbudaya, dan berkepribadian luhur. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami nilai-nilai tersebut secara konseptual, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik, sosial, maupun dalam praktik profesional di masa depan.
Kuliah pakar ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, meliputi Program Diploma Tiga dan Program Sarjana Terapan, yaitu Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Gizi, dan Kebidanan (Diploma Tiga), serta Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Gizi dan Dietetika, Keperawatan, Terapi Gigi, Sanitasi Lingkungan, dan Keperawatan Anestesiologi (Sarjana Terapan).
Melalui penyelenggaraan kuliah pakar ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai budi pekerti, etika, dan karakter berbasis budaya lokal dalam proses pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang kesehatan, tetapi juga berintegritas dan berkarakter kuat
Kontributor : Tim Pusat Pengembangan Pendidikan