Hotline: (0274) 617-601 Email: info@poltekkesjogja.ac.id
Berita
14-08-2026
Administrator - Harsono

Terapkan Siklus PPEPP dan ISO 19011:2026, Poltekkes Jogja Evaluasi Mutu Layanan Enam Unit Strategis




 

YOGYAKARTA — Poltekkes Kemenkes Yogyakarta kembali mengukuhkan komitmennya dalam menjaga kualitas tata kelola institusi vokasi kesehatan. Melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), pada Jumatk 14 Agustus 2026 bertempat di Ruang Nawasena, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menggelar visitasi evaluasi implementasi pedoman audit sistem manajemen berbasis ISO 19011:2026 di enam unit kerja strategis kampus.

Keenam unit yang menjadi sasaran visitasi kali ini meliputi Unit Klinik, IT, Kepegawaian, Keuangan, Barang Milik Negara (BMN), serta Laboratorium Terpadu. Evaluasi dijalankan secara sistematis menggunakan kerangka Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan)—sebuah langkah krusial untuk memperkuat kesiapan institusi menghadapi akreditasi dan audit eksternal.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, audit internal yang mengedepankan prinsip independensi, integritas, dan bukti obyektif (evidence-based approach) ini berjalan lancar. Para auditor yang diterjunkan LPM melakukan verifikasi dokumen serta wawancara intensif dengan penanggung jawab unit yang bersikap terbuka selama proses audit berlangsung.

Proses evaluasi kemudian dimatangkan melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dihadiri pimpinan Poltekkes, kepala unit, dan tim penjaminan mutu. Dari hasil evaluasi, secara umum keenam unit menunjukkan tingkat kesesuaian yang sangat baik terhadap standar mutu. Sebagian besar temuan yang ada bersifat observasi atau peluang perbaikan (opportunity for improvement/OFI), tanpa ditemukannya temuan berulang dari siklus sebelumnya.

Sebagai tindak lanjut, masing-masing unit merumuskan langkah perbaikan dan penguatan mutu secara spesifik:

  • Unit Klinik: Memfokuskan penguatan pada Prosedur Operasional Standar (SOP) pelayanan kesehatan dan aspek keselamatan pasien.
  • Unit IT: Melakukan evaluasi serta penyesuaian standardisasi SOP layanan, sekaligus merapikan konsistensi pelaporan backup data sistem.
  • Unit Kepegawaian: Mengembangkan matriks kompetensi pegawai agar lebih terarah pada pemantauan dan evaluasi efektivitas kinerja.
  • Unit Keuangan: Melengkapi dokumentasi Berita Acara Serah Terima Barang (terutama Pengadaan Langsung) agar mencantumkan rincian fungsi barang, serta merevisi SOP terkait penunjukan langsung dan pengadaan barang/jasa via lelang.
  • Unit BMN: Mengoptimalkan pencatatan daftar pemeliharaan aset gedung maupun non-gedung beserta penyesuaian SOP penunjangnya.
  • Unit Laboratorium Terpadu: Memperbarui SOP serta menyamakan template laporan penggunaan laboratorium antar-periode semester.

Kesimpulan Evaluasi

Berdasarkan hasil visitasi secara keseluruhan, implementasi pedoman ISO 19011:2026 pada keenam unit strategis tersebut dinyatakan telah berjalan dengan baik, lancar, dan konsisten melalui penerapan siklus PPEPP. Hal ini mencerminkan tingginya budaya mutu serta komitmen bersama antara jajaran pimpinan dan unit kerja di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam mewujudkan penjaminan mutu yang berkelanjutan.

(Catatan: Penggunaan penomoran tahun ISO 19011:2026 pada laporan ini merujuk pada tahun pelaksanaan siklus SPMI kampus, sementara dokumen rujukan standar eksternal resmi tetap mengacu pada ISO 19011:2018).

Kontributor : Rosita Antariksawati