Pusat Penjaminan Mutu Lakukan Monev Pengisian e-SPMI di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Yogyakarta, Kamis Kliwon, 15 Oktober 2026
Yogyakarta – Pusat Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pengisian aplikasi e-SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal berbasis elektronik) bersama Jurusan Kebidanan pada hari Kamis Kliwon, 15 Oktober 2026, pukul 15.00 – 16.00 WIB. Kegiatan berlangsung secara daring di platform zoom meeting dan dipimpin oleh Kepala Pusat Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Yogyakarta , Dr. Ida Mardalena.,S.Kep,Ns.,M.Si
Monev ini bertujuan memastikan pengisian e-SPMI di lingkungan Jurusan Kebidanan berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi kelengkapan data dan dokumen, ketepatan waktu, maupun kesesuaian isian dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana pendampingan agar seluruh program studi di Jurusan Kebidanan dapat memanfaatkan aplikasi secara optimal dalam siklus penjaminan mutu.
Dalam kegiatan tersebut, tim Pusat Penjaminan Mutu bersama pengelola mutu Jurusan Kebidanan menelaah progres pengisian e-SPMI yang akan digunakan untuk mengupload dokumen Audit Mutu Internal jurusan Kebidanan meliputi standar, indikator, bukti dokumen, dan tindak lanjut hasil evaluasi. Peserta juga membahas kendala yang dihadapi dalam pengisian, mulai dari pemahaman terhadap indikator hingga penggunaan fitur aplikasi, serta mencari solusi bersama.
Hasil monev menunjukkan persentase kelengkapan pengisian dokumen pada setiap komponen yang dipersyaratkan. Dari hasil pemeriksaan, sebagian dokumen telah terunggah dengan baik, sedangkan sebagian lainnya belum tersedia di aplikasi. Atas temuan ini, Pusat Penjaminan Mutu meminta Jurusan Kebidanan beserta program studi segera melengkapi dokumen yang belum terunggah paling lambat 16 Oktober 2026 sebelum jam 08.00 pagi .Pusat Penjaminan Mutu memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan, dan Jurusan Kebidanan berkomitmen menindaklanjutinya sesuai batas waktu yang disepakati.

Kapus Penjaminan Mutu menekankan bahwa pengisian e-SPMI yang lengkap, akurat, dan tepat waktu merupakan bagian penting dari budaya mutu. Data yang tertata dengan baik akan mendukung pengambilan keputusan, pelaksanaan audit mutu internal, serta persiapan akreditasi dan sertifikasi institusi. Kelengkapan dokumen pada e-SPMI penting karena menjadi bukti objektif pelaksanaan penjaminan mutu, serta mendukung pelaksanaan audit mutu internal dan persiapan audit eksternal. Dokumen yang lengkap dan tertata juga memudahkan penelusuran data dalam pengambilan keputusan institusi.
Melalui kegiatan monev ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terus mendorong seluruh unit untuk menerapkan penjaminan mutu secara konsisten dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola institusi.