Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dorong Penguatan Etika Penelitian melalui Kolaborasi Pusbangdik dan KEPK
Yogyakarta, 6 Oktober 2026 — Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terus memperkuat kompetensi sivitas akademika dalam penyelenggaraan penelitian kesehatan yang beretika dan berkualitas. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Webinar Etik Dasar Lanjut (Multidisiplin) dan Manajemen SIM-EPK, yang dibuka pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Kegiatan pembukaan berlangsung di Ruang Niskala, Gedung G Lantai 6, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi sekaligus penguatan tata kelola etik penelitian kesehatan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Kolaborasi Pengembangan Pendidikan dan Etik Penelitian
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi unsur Pusat Pengembangan Pendidikan (Pusbangdik) dengan Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prinsip-prinsip etik penelitian kesehatan, khususnya penelitian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu.
Dalam nota dinas disebutkan bahwa kegiatan diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Kompetensi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (LANTIP) bekerja sama dengan IAPKY Edutech. Fokus kegiatan mencakup peningkatan pemahaman dan kompetensi mengenai prinsip-prinsip etik penelitian kesehatan secara multidisiplin, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut, sekaligus peningkatan kemampuan teknis dalam penggunaan SIM-EPK.
Meningkatkan Kompetensi dan Tata Kelola Etik Penelitian
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai penerapan prinsip etik dalam penelitian kesehatan. Tidak hanya aspek konseptual, kegiatan juga memberikan perhatian terhadap kemampuan teknis dalam penggunaan Sistem Informasi Manajemen Etik Penelitian Kesehatan (SIM-EPK).
Penguatan kompetensi tersebut penting dalam mendukung proses penelitian yang bertanggung jawab serta tata kelola pengajuan dan pengelolaan etik penelitian yang lebih efektif.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh unsur pimpinan, Ketua dan Sekretaris KEPK, Tim KEPK, Tim IT, Tim LANTIP, serta unsur yang terkait dengan pengembangan pendidikan dan pelatihan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Sinergi untuk Mendukung Penelitian Kesehatan yang Beretika
Kolaborasi antara unsur pengembangan pendidikan dan KEPK menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem penelitian yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip etik.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas dosen, peneliti, maupun pihak terkait dalam memahami aspek etik penelitian sekaligus memanfaatkan sistem informasi secara optimal.
Dengan adanya kegiatan Webinar Etik Dasar Lanjut (Multidisiplin) dan Manajemen SIM-EPK, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola penelitian kesehatan yang profesional, berintegritas, serta sesuai dengan prinsip etik.
Melalui kolaborasi Pusbangdik dan KEPK, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terus mendorong terwujudnya budaya penelitian yang beretika, kompeten, dan bertanggung jawab.
Kuraborator: Tim Humas