Perkuat Kompetensi Pendidik Gizi, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Workshop Penguji OSCE dari Konsep ke Praktik Batch 2
Yogyakarta, 14 Oktober 2026 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pendidik di bidang gizi, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bekerja sama dengan Lembaga Diklat Profesi (LDP) Gizi Svastha Harena menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Pendidik sebagai Penguji OSCE Bidang Gizi dari Konsep ke Praktik Batch 2. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas dosen dalam melaksanakan asesmen kompetensi mahasiswa secara objektif, terstruktur, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Workshop dilaksanakan secara blended, yaitu secara daring pada 12–13 Oktober 2026 melalui Zoom dan secara luring pada 14–17 Oktober 2026 di Ruang Nawasena, Gedung G Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kegiatan luring pada Rabu Wage, 14 Oktober 2026, dibuka oleh Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Ibu Anita Dwi Juwita Ningrum, Apt., bersama Ibu Deviana, SKM, M.Kes., selaku Manajer LDP Gizi Svastha Harena.
Sebanyak 47 peserta dari 24 perguruan tinggi bidang gizi di seluruh Indonesia mengikuti workshop ini. Partisipasi lintas perguruan tinggi tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring akademik, menyamakan persepsi dalam pelaksanaan asesmen, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan Uji Kompetensi (UKOM) bidang gizi, khususnya melalui metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

OSCE merupakan metode asesmen keterampilan klinis yang dilaksanakan melalui serangkaian stasiun dengan skenario, instruksi, dan kriteria penilaian yang terstruktur. Penerapan metode ini membutuhkan penguji yang tidak hanya memahami kompetensi yang diukur, tetapi juga mampu melakukan observasi, memberikan skor, dan mengambil keputusan penilaian secara konsisten sesuai rubrik yang telah ditetapkan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, workshop menghadirkan narasumber dari berbagai institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga terkait. Para narasumber meliputi dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes., dari Universitas Gadjah Mada; Joko Susilo, SKM, M.Kes., dari AIPVOGI; Prof. Dr. Mutalazimah, SKM., M.Kes., dari Universitas Muhammadiyah Surakarta; dr. RA. Arida Oetami, M.Kes., dari FK-KMK Universitas Gadjah Mada; Sumarto, STP, MP, dari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya; Edith Herianandita Sumedi, SKM, M.Sc., dari DPP Persagi; serta Deviana, SKM, M.Kes., dari LDP Gizi Svastha Harena. Kegiatan ini juga didukung oleh fasilitator dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, yaitu Rini Wuri Astuti, S.Si.T., M.Gizi, dan Weni Kurdanti, S.SiT., M.Kes., Dietisien.
Materi workshop dirancang secara komprehensif, mulai dari prinsip dan teknik penyusunan soal UKOM metode OSCE, gambaran umum penyelenggaraan OSCE, pembahasan soal, hingga peran penguji dan teknik penilaian menggunakan checklist, global rating scale, serta rubrik terstandar. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai penggunaan formulir penilaian, kalibrasi penilaian, dan standard setting sebagai dasar penentuan standar kelulusan (cut-off score).
Pembelajaran tidak berhenti pada pemahaman teori. Melalui diskusi kasus, simulasi penilaian, peer assessment, dan praktik menjadi penguji OSCE, peserta berkesempatan menerapkan secara langsung prinsip-prinsip asesmen yang telah dipelajari. Kegiatan kalibrasi menjadi salah satu bagian penting untuk menyamakan persepsi antar penguji terhadap interpretasi kriteria dan pemberian skor, sehingga hasil penilaian diharapkan lebih konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui workshop ini, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta bersama LDP Gizi Svastha Harena berupaya berkontribusi dalam penguatan kualitas pendidik dan sistem asesmen kompetensi bidang gizi. Peningkatan kapasitas penguji diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan OSCE yang lebih terstandar, mulai dari persiapan soal dan stasiun, pelaksanaan ujian, proses penilaian, hingga penetapan standar kelulusan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen untuk membangun budaya penilaian yang objektif, transparan, adil, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi. Dengan penguji yang kompeten dan berintegritas, proses evaluasi diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kesiapan lulusan dalam menjalankan peran profesional di bidang gizi.
Melalui semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, Workshop Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Pendidik sebagai Penguji OSCE Bidang Gizi dari Konsep ke Praktik Batch 2 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat mutu pendidikan gizi di Indonesia serta mendukung lahirnya tenaga gizi yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Kontributor : Vitria Dwi Wulansari