Hotline: (0274) 617-601 Email: info@poltekkesjogja.ac.id
Berita
08-04-2026
Admin Website - Admin LANTIP

Penguatan Kapasitas Penelitian: Kiat Memperoleh Pendanaan Riset dari BRIN




Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bersama Pusat Pengembangan Pendidikan (Pusbangdik) menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas penelitian dengan tema Kiat Memperoleh Pendanaan Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)” pada Kamis Wage, 02 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur II, Dr. Agus Wijanarka, S.Si.T., M.Kes. Dalam sambutannya disampaikan bahwa penelitian memiliki peran penting dalam menjaga reputasi institusi, termasuk dalam aspek akreditasi dan keberlanjutan kerja sama dengan berbagai pihak. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, termasuk melalui kolaborasi dengan BRIN.

Acara ini menghadirkan narasumber dari BRIN, yaitu Dr. dr. Harimat Hendarwan, M.Kes, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis (PRKPK). Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai strategi dalam memperoleh pendanaan dan kerja sama penelitian melalui BRIN.

Dr. dr. Harimat Hendarwan, M.Kes, menjelaskan bahwa BRIN menyediakan berbagai skema pendanaan riset dan inovasi yang dapat diakses melalui laman resmi pendanaan riset BRIN. Salah satu skema utama adalah RIIM (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju) yang memungkinkan pendanaan penelitian hingga multi-year (maksimal tiga tahun). Dalam pengajuan proposal riset, peneliti perlu memperhatikan timeline, di mana proposal untuk pendanaan tahun berikutnya harus dipersiapkan lebih awal, yakni sekitar bulan Oktober tahun berjalan. Beliau juga menekankan pentingnya publikasi ilmiah, di mana peneliti di lingkungan BRIN ditargetkan menghasilkan publikasi internasional secara konsisten setiap tahunnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa BRIN juga membuka peluang kolaborasi riset internasional melalui skema konsorsium dengan berbagai negara dan lembaga global. Hal ini menjadi peluang besar bagi perguruan tinggi untuk memperluas jejaring serta memperoleh pendanaan dari luar negeri.

Dalam aspek hilirisasi, BRIN turut memfasilitasi pengujian produk inovasi di bidang kesehatan, pangan, dan teknologi, sehingga hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dosen dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan kapasitas dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif serta memanfaatkan peluang kerja sama dan pendanaan riset yang tersedia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kontributor: Tim PPM dan Tim Pusbangdik