Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Gelar Pengabdian Masyarakat di Hutan Mangrove Baros Bantul

BANTUL, 18 Oktober 2026 —Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Lingkungan 2026, Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan Hutan Mangrove Baros, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan mengusung tema “Dari Akar untuk Bumi, dari Aksi untuk Generasi”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir melalui tiga aktivitas utama, yaitu edukasi lingkungan, penanaman bibit mangrove, dan pembersihan sampah di sekitar kawasan hutan mangrove. Kegiatan tersebut melibatkan 48 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, enam orang dosen, Dua Duta Sanitasi, serta empat delegasi organisasi mahasiswa (ormawa) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM). Keterlibatan berbagai unsur ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Duta Sanitasi sebagai Pemateri Edukasi Mangrove dan Penggerak Aksi Lingkungan

Kegiatan Pengabmas juga diikuti oleh Duta Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 2026 yaitu Daffa Catur Pamungkas dari SMA N 9 Yogyakarta dan Mutia Sekar Arum dari MAN 5 Sleman. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan kebersihan lingkungan pesisir. Dua Duta Sanitasi turut berperan sebagai pemateri edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Selain menyampaikan edukasi, Duta Sanitasi juga terlibat langsung dalam penanaman bibit mangrove dan aksi bersih pantai bersama seluruh peserta. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang peran mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi kawasan pesisir dari abrasi, menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota, serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Aksi Bersih Pantai, Langkah Nyata Menjaga Sanitasi Lingkungan

Selain edukasi dan penanaman mangrove, peserta juga melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di sekitar kawasan hutan mangrove. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Aksi bersih lingkungan juga sejalan dengan bidang keilmuan kesehatan lingkungan, khususnya dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi pencemaran, melindungi ekosistem, dan mendukung kesehatan masyarakat.
Membangun Kepedulian Lingkungan melalui Kolaborasi

Keterlibatan dosen, mahasiswa, Duta Sanitasi, serta delegasi ormawa dan UKM menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan ruang kolaborasi untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan praktik nyata pelestarian lingkungan.
Lebih dari sekadar kegiatan sehari, pengabdian masyarakat di Hutan Mangrove Baros menjadi pengingat bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama. Kepedulian yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan dan gerakan nyata yang terus berlanjut pada masa mendatang.
Dari akar untuk bumi, dari aksi untuk generasi. Bersama menjaga mangrove, mengurangi sampah, dan mewujudkan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan.