AWMR 2026 Dorong Profesional PMIK Adaptif Hadapi Transformasi Digital Kesehatan

Sebagai Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, sudah saatnya mempersiapkan diri menghadapi era digitalisasi di masa yang akan datang. Banyaknya ancaman digital terhadap keamanan rekam medis menjadi salah satu alasan Himpunan Mahasiswa Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan mengadakan Annual Webinar of Medical Record (AWMR) 2026 yang bertemakan Artificial Intelligence di bidang kesehatan. Dengan diadakannya webinar ini, diharapkan para peserta dapat menambah wawasan mengenai pentingnya menjaga keamanan data rekam medis, terlebih di era digital.
Penyelenggaraan webinar nasional AWMR 2026 memiliki urgensi yang sangat mendasar dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta kapasitas teknis maupun strategis bagi akademisi dan praktisi PMIK di fasilitas pelayanan kesehatan. Webinar ini menjadi sarana penguatan kompetensi dalam memahami aspek hukum dan keamanan data pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai langkah preventif dan mitigasi risiko timbulnya pending klaim. Selain itu, peserta dibekali strategi taktis untuk meminimalisasi potensi dispute dan penundaan klaim BPJS Kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan secara terukur dan efektif. Pengintegrasian AI dalam RME juga dibahas secara mendalam guna mengoptimalkan akurasi pengkodean (koding) diagnosis serta tindakan medis, yang berdampak langsung pada kelayakan klaim pembiayaan kesehatan.
Annual Webinar of Medical Record (AWMR) merupakan webinar nasional bertema "Peran Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Efektivitas Rekam Medis Elektronik" yang diselenggarakan pada hari Minggu Wage, 04 Oktober 2026, pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting Room dan livestream di kanal YouTube HMPS DIII RMIK Polkesyo, dengan menghadirkan satu keynote speaker dan empat narasumber yang kompeten di bidangnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony, Hanif 'Afif Zainulmuttaqin dan Nayla Zazkia Amalia, dilanjutkan dengan pelaksanaan pre test bagi seluruh peserta. Selanjutnya, acara diteruskan dengan pembacaan doa oleh Ibnu Prayudistyo, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Poltekkes Kemenkes Indonesia, dan Mars WBK Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kemudian disampaikan laporan ketua acara oleh Fatiyyah Tsabitah Nurrahmah, dilanjutkan dengan sambutan Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang diwakili oleh Wakil Direktur III, Dr. Umi Istianah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.MB.

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi. Keynote Speaker, Dr. Tedy Hidayat, S.ST.RMIK., M.MRS, membawakan materi "Sinergi Kolegium, Praktisi, dan Akademisi PMIK yang Cerdas dan Adaptif dalam Menjawab Tantangan Digital Health Information". Dilanjutkan narasumber pertama, dr. M. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D., dosen Universitas Gadjah Mada, menyampaikan materi "Implementasi dan Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) dalam Rekam Medis Elektronik (RME) Guna Meningkatkan Akurasi Koding dan Kelayakan Klaim". Kemudian narasumber kedua, Dr. dr. Guardian Yoki Sanjaya, M.Health.Info, Team Leader di Universitas Gadjah Mada, membawakan materi "Membangun Budaya dan Strategi Keamanan Data dalam Manajemen Pelayanan Rekam Medis Elektronik". Dilanjut narasumber ketiga, dr. Gracia Stella Sinaga, M.Kes., Administrator Kesehatan Ahli Pertama, menyampaikan materi "Strategi Taktis Minimalisasi Dispute dan Pending Klaim BPJS di Fasilitas Pelayanan Kesehatan". Narasumber keempat, Arif Nugroho Triutomo, SKM., M.PH., dosen dan Ketua Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, menyampaikan materi "Arsitek Data Kesehatan di Era Disrupsi Digital".

Seluruh rangkaian penyampaian materi dipandu oleh moderator Nita Budiyanti, AMd. MIKRM, SKM, MH., dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Setelah sesi moderator selesai, acara dilanjutkan dengan sesi doorprize yang dipandu oleh panitia, kemudian acara dikembalikan kepada Master of Ceremony. Selanjutnya, dilaksanakan post test oleh peserta dan sesi dokumentasi, hingga acara diakhiri dengan penutup.
Melalui AWMR ini, peserta tidak hanya diajak memahami potensi dan manfaat Artificial Intelligence dalam meningkatkan efektivitas rekam medis elektronik, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai tantangan dan risiko yang menyertainya, seperti aspek keamanan data, etika penggunaan teknologi, serta regulasi yang berlaku. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta, sehingga mendorong lahirnya generasi profesional rekam medis yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi digital layanan kesehatan di tingkat nasional.

Pada akhirnya, webinar ini bertujuan membangun sinergi yang kuat dan berkesinambungan antara Kolegium, Praktisi, dan Akademisi PMIK. Sinergi ini diharapkan mampu membentuk SDM Perekam Medis dan Informasi Kesehatan yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing tinggi dalam menjawab tuntutan dan tantangan Digital Health Information. Dengan memadukan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence, kepatuhan regulasi, kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan publik (Manunggaling Kawula Gusti), serta prinsip kehati-hatian (Sangkan Paraning Dumadi), AWMR 2026 tidak hanya menjadi wahana peningkatan kapasitas intelektual, tetapi juga wujud nyata kontribusi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam mendorong transformasi kesehatan nasional yang unggul, berbudaya, dan mendunia.
Kontributor : HMPS RMIK