Apel Rutin Senin Dirangkaikan dengan Penyerahan Tempat Sedekah Sampah bagi Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Yogyakarta, 21 September 2026 – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melaksanakan apel rutin Senin pada Senin (21/9) sebagai bagian dari kegiatan rutin untuk mengawali pelaksanaan tugas dan aktivitas civitas akademika. Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian lingkungan melalui penyerahan tempat sedekah sampah oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Penyerahan tempat sedekah sampah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian DWP Poltekkes Kemenkes Yogyakarta terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut disediakan agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika untuk mengumpulkan dan menyedekahkan sampah, khususnya botol plastik dan kaleng minuman yang masih memiliki nilai guna dan ekonomi.

Mendorong Budaya Peduli Lingkungan
Melalui penyediaan tempat sedekah sampah, DWP Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mengajak seluruh civitas akademika untuk mulai membangun kebiasaan sederhana dalam memilah dan mengelola sampah.
Tempat sedekah sampah yang ditempatkan di lingkungan kampus tersebut dilengkapi dengan pesan “Mari Wujudkan Budaya Bersih dan Peduli Lingkungan”. Pesan tersebut menjadi ajakan bersama agar sampah tidak hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi dapat dikelola dan memberikan manfaat apabila dikumpulkan dengan baik.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga kampus mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.

Sedekah Sampah, Berbagi Manfaat untuk Lingkungan
Konsep sedekah sampah mengajak civitas akademika untuk menyisihkan sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, khususnya sampah anorganik seperti botol plastik dan kaleng minuman, untuk dikumpulkan pada tempat yang telah disediakan.
Sampah yang terkumpul selanjutnya dapat dikelola dan dimanfaatkan sesuai dengan mekanisme pengelolaan sampah yang diterapkan. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan nilai manfaat dari sampah yang dikumpulkan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, dengan melibatkan seluruh unsur civitas akademika.
Melalui kolaborasi antara DWP dan seluruh warga kampus, gerakan sedekah sampah diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari Wujudkan Budaya Bersih dan Peduli Lingkungan.”