,

Seminar Regional Upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Nosokomial Himpunan Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

This slideshow requires JavaScript.

Minggu Kliwon, 15 Maret 2020, bertempat di Graha Bina Husada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Himpunan Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Jurusan Analis Kesehatan POLKESYO menyelenggarakan “Seminar Regional Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Nosokomial”. Kegiatan seminar dimulai dari pukul 07.15 WIB.

Seminar Sesi pertama disampaikan materi dari Kepala Layanan Kesehatan Kerja Unit K3 RSUP dr. Sardjito, Oleh Ibu Wahyu Damayanti, SKM, MM. Beliau menyampaikan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Rumah Sakit (RS) Adalah Segala Kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagisumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, pengunjung, maupun lingkungan rumah sakit melalui upaya pencegahan kecelakan kerja dan penyakit akibat kerja di rumah sakit.

Implementasi K3 di dalam Rumah Sakit diwujudkan dengan program K3 RS yang mencakup pekerja sehat, bugar dan produktif, perlindungan keselamatan dan kesehatan pasien, pengunjung dan lingkungan RS. Terdapat perbedaan dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, yaitu kecelakaan kerja adalah gangguan yang diakibatkan karena trauma. Kebanyakan akibat segera (akut) dari faktor mekanik seperti mengangkat, salah posisi atau api. Contoh : sprain, strain, laserasi dan luka bakar. Sedangkan Penyakit akibat kerja umumnya berhubungan dengan paparan terhadap faktor fisik, kimia atau psikologis. Biasanya terjadi pada waktu yg lama. Penyakit yang serupa dapat terjadi pada tempat yang berbeda.

Penyebab umum kecelakaan kerja di Rumah Sakit dapat disebabkan oleh kurangnya kesadaran pekerja, kualitas dan ketrampilan kerja kurang memadai, meremehkan risiko kerja dan kelelahan fisik atau psikis. Adapun upaya pencegahan infeksi di RS, yaitu mencuci tangan selama 20 detik sebelum dan sesudah tindakan, memakai sarung tangan, menggunakan alat pelindung diri sesuai risiko kerjanya dan praktek kerja yang aman.

Setelah sesi materi yang disampaikan Ibu Wahyu Damayanti, SKM, MM, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh peserta. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

*****