, ,

Kunjungan Dari Pusat Inovasi Agroteknologi (UGM) Dan Senior Experten Service (SES)

Pusat Inovasi Agroteknologi dengan fungsi Inovasi dan tema agroteknologi, memiliki konsep dasar sebagai pusat inovasi pertanian berbasis integrated farming dengan mengedepankan ekonomi yang berbasis inovasi teknologi ramah lingkungan dan optimalisasi sumber daya energi. PIAT adalah laboratorium lapangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang merupakan layananan Tridharma berbasis pertanian terpadu. Yang memiliki Visi Center of Excellence bidang pertanian tropika terpadu bereputasi internasional (Profil PIAT UGM).

Yayasan industri Jerman untuk kerjasama internasional-organisasi nirlaba. Senior Experten Service (SES) adalah organisasi sukarela terkemuka di Jerman untuk para ahli dan eksekutif yang baik pensiun atau mengambil beberapa waktu kerja. SES telah membantu orang untuk membantu diri mereka sendiri sejak 1983-di seluruh dunia, di setiap industri dan sector (profil SES Jerman)

Dalam kegiatan kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2020, Pusat Inovasi Agroteknologi UGM bersama dengan Senior Experten Service (SES) German yang di wakili oleh Hans Joachim Alfeld melalukan kunjungan di PUI-NOVAKESMAS Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta.

Hans Joachim Alfeld merupakan perwakilan dari Senior Experten Service (SES) yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang perlindungan lingkungan, Rekayasa pembuangan limbah, pengelolaan limbah, perawatan dan pembuangan, pengembangan konsep pembuangan limbah daerah, pembuangan limbah khusus. Dalam hal ini, kunjungan di lakukan untuk melihat pengelolaan limbah dan pemanfaatan sampah menjadi produk inovasi yang bermanfaat.

, ,

Kunjungan PUI-NOVAKESMAS Dan Kampung Wisata Sukunan Binaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Dari Australian Consortium for “in-Country” Indonesian Studies (ACICIS)

Australian Consortium for “in-Country” Indonesian Studies (ACICIS) merupakan non-profit Consortium di Yogyakarta yang beranggotakan 26 Universitas dari Negara Australia, Selandia Baru, Inggris dan Belanda. Setiap semester ACICIS Memfasilitasi mahasiswa asing dari universitas yang menjadi anggota konsorsium untuk menjalani studi selama satu atau dua semester di Institusi Pendidikan di Indonesia.

Salah satu program yang dimiliki adalah Development Studies Immersion Program (DSIP). Program DSIP Ditujukan kepada mahasiswa-mahasiswa berlatar belakang studi pembangunan atau yang ingin belajar dan mendapatkan pengalaman tentang pembangunan social di Indonesia.

Peran Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta dalam pendampingan, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan teknologi tepat guna. Pemberdayaan masyarakat di lakukan di Kampung Wisata Sukunan.

Desa Sukunan merintis menjadi sebuah desa wisata berbasis lingkungan atau disebut ecotourism sejak tahun 2003. Tingginya kesadaran masyarakat Desa Sukunan akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta usaha mereka untuk mengubah nilai sampah yang menganggu lingkungan akhirnya tidak sia-sia. Pada 19 Januari 2009 Desa Sukunan resmi menjadi kampung wisata Lingkungan.

Sukunan pantas menjadi sebuah kampung wisata berbasis lingkungan karena masyarakat Sukunan telah menjalankan proses pengolahan sampah secara mandiri baik di tingkat rumah tangga hingga di tingkat kelompok.

PUI-NOVAKESMAS Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta merupakan Unggulan IPTEK yang inovatif, produk-produk yang dihasilkan merupakan hasil karya dosen, salah satu produk yang Inovatif yang dihasilkan adalah produk olahan sampah yang memiliki nilai lebih seperti aneka produk kerajinan dari sampah plastik, kerajinan dari kain perca serta pupuk kompos dari sampah organik.

, ,

KOLABORASI INTERNASIONAL “Program Global Health Indonesia J-Term 2020”

Kegiatan ini diselenggarakan bersama dalam kerja sama antara tiga perguruan tinggi, meliputi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta (PolKesYo), Universitas Islam Indonesia (UII), dan University of Rhode Island (URI) USA.

Program Global Health Indonesia J-Term 2020 merupakan aktivitas program perkuliahan singkat (2 pekan) yang diselenggarakan bersama dalam kerja sama antara tiga perguruan tinggi, meliputi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta (PolKesYo), Universitas Islam Indonesia (UII), dan University of Rhode Island (URI) USA. Aktivitas ini dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 7 – 12 Januari 2020 dengan mengusung tema “Interdisciplinary Exploration of Key Health Issues and Social Determinants of Health in Relation to the World Health Organization Sustainable Development Goals in Indonesia”.

Aktivitas ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen dari ketiga perguruan tinggi tersebut. Serangkaian kegiatan dalam Program Global Health Indonesia JTerm 2020 yang dilaksanakan oleh PolKesYo meliputi, mulai dari Guest Lecture, Kunjungan ke Pusat Unggulan Inovasi (PUI), Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), dan Workshop Kurikulum Rintisan Kelas Internasional (RKI) untuk Jurusan Keperawatan.

Kunjungan ke PUI PolKesYo juga dilaksanakan oleh peserta sebagai rangkaian dalam penyelenggaraan Program J-Term 2020. Peserta dan tamu undangan yang hadir disambut dengan tarian selamat datang tradisional, bertajuk “Pudyastuti” yang mengisahkan tentang rasa syukur dan ungkapan gembira. Tarian ini ditarikan oleh gadis remaja yang beranjak dewasa dan sedang bersolek. Tarian tersebut ditampilkan oleh para mahasiswa PolKesYo yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari di bawah arahan Eko Suryani, S.Pd., MA. (Koordinator Mahasiswa dan Alumni PolKesYo).

Selain tarian, kesenian membatik juga disajikan bagi peserta dan tamu undangan. Melalui sajian ini peserta bisa mendapatkan gambaran dasar terkait proses pembuatan batik, terutama pembuatan pola. Bagi peserta yang tertarik untuk menari dan membatik juga disediakan pelatih dan disilahkan untuk langsung ikut mempraktikkannya. Selain kesenian, juga disajikan beberapa produk unggulan inovasi hasil kreasi mahasiswa PolKesYo.

Dalam kunjungan peserta ke PUI dilakukan sharing terkait sistem pembelajaran di masing-masing perguruan tinggi tersebut. Pada kesempatan itu juga disediakan sesi tanya jawab bagi para peserta untuk mendapatkan penjelasan lebih mendalam terkait sistem pembelajaran. Sesi ini diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai cinderamata dari Direktur PolKesYo kepada pihak URI.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa laboratorium serta mini hospital dengan sebelumnya dilakukan senam peregangan “maumere” yang dipimpin oleh mahasiswa PolKesYo diikuti oleh peserta. Pada mini hospital peserta dijelaskan terkait salah satu keunggulan PolKesYo dalam keperawatan jiwa dan komunitas.