Untuk pertama kalinya, acara ini diadakan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta, atau biasa disebut sebagai Poltekkes Kemenkes Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas mahasiswa kita agar selalu siap menghadapi kompetisi dan event global. Konferensi Mahasiswa Kesehatan Internasional kali ini terbagi dalam dua acara utama yaitu Webinar Internasional dan Kompetisi Internasional. Pembicara Webinar Internasional tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Khon Kaen University Thailand dan juga BOT MD Head Office Singapura.

Total Peserta Webinar yang terdaftar sebanyak 633 (Enam Ratus Tiga Puluh Tiga) ​​peserta dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan juga Filipina.  Kami juga mengadakan lomba call for paper, call for poster, artikel ilmiah, pidato dan vlog untuk rangkaian acara.

Total peserta lomba yang terdaftar adalah:

  • Call for paper: 31 (Tiga Puluh Satu) Peserta
  • Call for Poster: 61 (Enam Puluh Satu) Peserta
  • Scientific Article: 16 (Enam Belas) Peserta
  • Speech: 34 (Tiga Puluh Empat) Peserta
  • Dan Vlog: 9 (Sembilan) Peserta

Para pemenang lomba berasal dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar Indonesia.

Call for Paper:

  1. Elok Nathania dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  2. Joy Patricia dari Poltekkes Kemenkes Makasaar
  3. Titi indriyani dari Poltekkes Kemenkes Semarang
  4. Monica Rizky Apriani dari Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang
  5. Rizka fadita dari Poltekkes Kemenkes Pontianak

Call for Poster:

  1. Heru Parlindungan dari Poltekkes Kemenkes Medan
  2. Michellia Davanazzla dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  3. Naurah Amalia dari Poltekkes Kemenkes Malang
  4. Nazwa Syahida dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  5. Anindya Putri dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Scientific Article:

  1. Auliya Rosyida dari Universitas Airlangga
  2. Arum Hasna dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  3. Bella Arianti dari Abdurrab University
  4. Delia Karomatun dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  5. Michellia Davanazzla dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Speech:

  1. Afifah Meizayani dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu
  2. Sherwin S azzibugan dari Saint Paul University, Philippines
  3. Ruth Sirait dari Poltekkes Kemenkes Medan
  4. Kori kharisma Rini dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  5. Auddya Arafika dari Poltekkes Kemenkes Medan

Vlog:

  1. Muhammad Aziz dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  2. Deanne Lathifah dari Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang
  3. Lestari Marbun dari Poltekkes Kemenkes Medan
  4. Ashshiffaul Imamah dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  5. Eka Raihan dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Kami dengan bangga mempersembahkan pembicara dengan kualifikasi yang hebat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam ilmu kesehatan khususnya Edu-Health Tourism di Era Pandemi. Kami berharap konferensi ini dapat menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pihak-pihak yang terkait dengan ilmu kesehatan.  Kami harap Anda menikmati konferensi ini dan kami ingin menyambut Anda di Yogyakarta, Indonesia.

Penghargaan Kantor Berhias 2021

POLKESYO menerima Penghargaan sebagai Pemenang dalam Penilaian Independen Gerakan Kantor Berhias tahun 2021. Gerakan Kantor BERHIAS (Berbudaya Hijau dan Sehat) adalah gerakan dalam upaya mempercepat dan menyinergikan tindakan, mewujudkan kantor hijau dan sehat di lingkungan Satuan Kerja dibawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Gerakan Kantor BERHIAS diselenggarakan melalui pendekatan rekayasa dukungan sarana dan prasarana, sosialisasi dan penyebarluasan informasi, penilaian mandiri (self assessment), dan penilaian internal.

Terdapat 5 aspek Gerakan Kantor BERHIAS, yaitu penataausahaan kegiatan kantor ramah lingkungan, penatausahaan kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) perkantoran, penatausahaan efisiensi energi dan air, penatausahaan kearsipan, dan penatausahaan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin (5R). Kegiatan tersebut antara lain dilakukan dengan mengurangi produksi sampah pribadi dalam kegiatan perkantoran, mengurangi penggunaan energi melalui 3M (Mematikan lampu yang tidak digunakan, Mencabut kabel peralatan elektronik dari sumber listrik jika tidak digunakan, dan Mengatur suhu pendingin ruangan atau Air Conditioner/AC sesuai ketentuan (24-27 oC)), menggunakan kembali wadah yang dapat dibersihkan dan layak sebagai kemasan untuk konsumsi rapat, mengganti penggunaan kemasan air minum sekali pakai dengan tumbler atau botol yang dapat digunakan secara terus menerus melalui proses isi ulang air minum, dan lain-lain.

Edu Health Fair Poltekkes Kemenkes 2021 (EHFPK) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan SDM Kesehatan dalam bentuk pameran pendidikan yang menampilkan produk dan keunggulan 38 Poltekkes Kemenkes sebagai wadah pengembangan menuju transformasi dalam sistem pendidikan era digital dan publikasi Poltekkes Kemenkes. Pameran Edu Health Fair Kemenkes Tahun 2021 digelar di di Lippo Mall Kemang, Jakarta. Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Dante Saksono Harbuwono didampingi Plt. Kepala PPSDM Kesehatan dr. Kirana Pritasari. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Poltekkes Kemenkes dari 34 Provinsi dan dilaksanakan mulai tanggal 17-18 November 2021, masing-masing Poltekkes menunjukan program dan hasil inovasi yang dapat dimanfaatkan pada bidang kesehatan. Seperti disampaikan oleh Plt. Kepala PPSDM Kesehatan dr. Kirana Pritasari, Edu Health Fair ini dilakukan untuk meningkatkan informasi kepada masyarakat, agar lebih dikenal, peran dan kontribusi Poltekkes Kemenkes kepada masyarakat. Dan pada Edu Health Fair Poltekkes Kemenkes 2021 (EHFPK) kali ini, POLKESYO berhasil meraih penghargaan sebagai Juara I Stand Pameran Terbaik.

 

 

Pemilihan Dosen Berprestasi Kementerian Kesehatan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2021 yang ke-57 (lima puluh tujuh). Penghargaan ini diberikan kepada dosen yang berprestasi dalam pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pelaksanaan pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pemberian peghargaan ini adalah untuk memotivasi dosen yang bersangkutan untuk meningkatkan kinerja dan menstimulasi dosen lainnya untuk tergerak memperbaiki kinerja, mulai dari tingkat jurusan, tingkat Poltekkes, hingga tingkat nasional.

Dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang ke-57 kali ini, POLKESYO, melalui perwakilannya yang mengikuti Dosen Prestasi 2021, Ibu Yuliasti Eka Purnamaningrum, SSt. M.P.H, berhasil meraih predikat Peringkat I Dosen Berprestasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2021.

Juara I Dosen Prestasi Tingkat Nasional 2021

Juara I Dosen Prestasi 2021

Yogyakarta (07/10/2021)- Pada tanggal 07 Oktober 2021, Tim Poltekkes Yogyakarta (Polkesyo) terdiri dari 20 Civitas akademika dan 10 Mahasiswa Polkesyo melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat kebencanaan di Dusun Tungu, Kelurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang. Rombongan dipimpin oleh Wadir III Bapak Dr. Iswanto, SPd., MKes. Dalam sambutannya, Dukuh Tungu mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih atas terselenggaranya pengabmas dan terjalinnya kerjasama (MoU) di Dusun Tungu yg telah berjalan selama 2 tahun. Dalam sambutannya, Bapak Wadir III menjelaskan bahwa Polkesyo sudah 4 kali melakukan pengabmas di Dusun Tungu. Kegiatan kali ini yang dilakukan adalah bantuan air sebanyak 15 tangki, pemeriksaan kesehatan (tensi, uji kolesterol, glukosa darah, pengecatan tempat ibadah, penyuluhan pengelolaan air hujan), dan penandatangan MoU antara Polkesyo dengan Kalurahan Girimulyo. Sambutan Lurah Girimulyo Drs Sunu Raharjo, ucapan terimakasih kepada Polkesyo yang sudah 4 kali pengabmas di Kaluraha Girimulyo.

Ada 7 padukuhan, yang masih kekurangan air di Dusun Tungu. Dalam waktu dekat akan segera diusahakan tentang upaya pengadaan air di Dusun Tungu. Penandatanganan MoU dilakukan antara Wadir III Polkesyo dan Lurah Desa Kalurahan Girimulyo Panggang Kabupaten Gunung Kidul, Drs Sunu Raharjo. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengabmas yang diawali dengan penyuluhan oleh Dr. H. Herman Santjoko, SKM., MSi mengenai Perawatan PAH (Penampungan Air Hujan) dan secara simultan juga dilakukan pemeriksaan kesehatan yang dikoordinatori Tim BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta meliputi pemeriksaan tensi darah, gula darah, dan asam urat untuk warga Dusun Tungu. Setelahnya, dilanjutkan dengan pengecatan masjid setempat yang dilakukan oleh Tim Mahasiswa.#SI

 

[et_pb_section admin_label=”section”]
[et_pb_row admin_label=”row”]
[et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text”]

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan apresiasi kepada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (Polkesyo) sebagai salah satu Sentra Vaksinasi di DI Yogyakrta telah yang melaksanakaan program vaksinasi bagi masyarakat umum dan civitas akademika. Hal tersebut disampaikan oleh Menkes saat melakukan kunjungan singkat ke lokasi vaksinasi di Gedung Biru Polkesyo, Minggu (22/8).

 

“Terima kasih kepada Polkesyo yang telah melaksanakan program vaksinasi dengan ribuan peserta ini sangat membantu ketercapaian cakupan vaksin nasional. Keterlibatan perguruan tinggi khususnya Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sangat diperlukan dalam mendukung keberhasilan program vaksinasi di tanah air,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Menkes juga mengapresiasi jalanya vaksinasi yang dilakukan dapat berlangsung lancar dan tidak terjadi kerumunan yang berarti. Hadir bersama dengan Menkes antara lain Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Kepala BBTKL-PP Yogyakarta, Dinas Kesehatan DI Yogyakarta, sedangkan dari Polkesyo hadir Direktur beserta para Wakil Direktur dan pejabat lainnya.

Meskipun pada hari minggu namun dari pantauan lapangan peserta vaksinasi yang hadir cukup banyak dan beragam, mereka sangat antusias mengikuti vaksinasi.

Sementara itu Direktur Polkesyo, Joko Susilo, SKM, M.Kes., menyampaikan bahwa Polkesyo mulai melaksanakan kegiatan sebagai sentra vaksin pada tanggal 23 Juni 2021 dengan 100 sasaran, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dan civitas akademika Polkesyo ini merupakan bentuk nyata komitmen Polkesyo mendukung percepatan vaksin di tanah air. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi sehingga segera terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity).

“Sebelum menjadi sentra vaksinasi, Polkesyo telah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal kerja sama dengan Dinas Kesehatan DIY, dan Dinkes Sleman, baik menyelenggarakan mandiri maupun mengirimkan tenaga vaksinator secara berkala,” ungkapnya.

Terkait dengan layanan dukungan sebagai sentra vaksinasi, Joko Susilo menyebutkan antara lain melalui dukungan penuh dari jajaran Pimpinan, fasilitas lengkap, jumlah tenaga vaksinator terlatih dan pengalaman sebanyak 50 orang, ketersediaan coldchain khusus penyimpanan vaksin sendiri dilengkapi kontrol suhu dan frezetag vaksin yang dimonitor ketat minimal 2 kali sehari, ruang penyimpanan vaksin dengan listrik 24 jam beserta generator, ruang penyimpanan BHP, ruang tempat vaksin dengan kapasitas 300 orang, internet yg mendukung, mempunyai sistem informasi sendiri berupa aplikasi  P Care, adanya tenaga dokter sendiri, dilengkapi mini ICU, R vaksin hijab, APD petugas lengkap.

“Sejak diluncurkannya sebagai sentra vaksinasi, layanan vaksinasi yang diberikan setiap hari rata-rata berjumlah 200 – 300 orang, Polkesyo akan terus meningkatkan kualitas layanannya sehingga masyarakat akan merasa nyaman.”.

Kehadiran Menkes menjadi penyemangat bagi Polkesyo untuk lebih giat melayani seluruh lapisan masyarakat yang mengakses vaksinasi. Semua unsur masyarakat tanpa syarat domisili disilahkan untuk mendapatkan layanan secara gratis dengan terlebih dahulu mendaftarkan diri secara online melalui https://bit.ly/DaftarvaksinPolkesyo, pungkas Direktur Polkesyo

[/et_pb_text][/et_pb_column]
[/et_pb_row]
[/et_pb_section]

Download (PDF, Unknown)

Kegiatan Webinar Perbaikan Imun dan Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Masa Pandemi merupakan rangkaian acara sebagai pengganti Kemah Bakti 2021 yang terkendala untuk dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 kegiatan yakni kegiatan webinar dan aksi.

Kegiatan Webinar Perbaikan Imun dan Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Masa Pandemi dilaksanakan pada Sabtu Pahing, 10 Juli 2021. Bertempat di Ruang Garuda III Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dan Online melalui Zoom Meeting dan Youtube Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 3906 peserta yang terdiri dari seluruh mahasiswa semester 3 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, mahasiswa semester 5 yang belum lulus kemah bakti 2020, peserta SMA/SMK Sederajat, peserta umum, tamu undangan  dan pembina SBH.

Kegiatan Webinar Perbaikan Imun dan Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Masa Pandemi dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan MC Kak.Merida dan ditemani oleh moderator yakni moderator 1 adalah kak Arsya, moderator ke 2 adalah kak Amanda dan Moderator terakhir/ke 3 adalah kak Shela. Kegiatan webinar diisi dengan sambutan-sambutan, sambutan yang pertama diisi oleh Ketua Majelis Gugus Depan 18.001 – 18.002 Pangkalan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yakni Kak Dr. Iswanto, S.Pd., M.Kes. Sambutan kedua adalah Kak GKR Mangkubumi. Sambutan ketiga adalah Kak Haryadi dari SBH nasional. Dilanjut dengan Sambutan oleh Kak Dr. P.A. Kodrat Pramudho, SKM., M.Kes selaku keynote speaker dari Kwartir Nasional.

Kegiatan Webinar juga diisi materi oleh 3 pemateri yang terpercaya yakni materi I tentang Peran Responsif Pendidikan Kepramukaan Bentuk Dharma Bakti Negeri yang disampaikan oleh Kak Drs. Arifin Budiharjo, materi II tentang Pemanfaatan TOGA serta tanaman anti nyamuk guna mencegah penyakit DBD dan menjaga sistem imunitas yang disampaikan oleh Kak Dr. Agus Khamaryana Rubaya, S.KM, M.PH dan materi III tentang Pengolahan limbah rumah tangga yang baik dan benar, serta pembuatan perangkap nyamuk sederhana yang disampaikan oleh Dr. Bambang Suwerda, S.KM, M.Si. Kegiatan tersebut terselenggara dengan lancar hingga akhir acara yang ditutup dengan penugasan akhir bagi seluruh peserta webinar.

Download (PDF, Unknown)